Mungkin..


Kukeluarkan sepotong kertas yang warna birunya telah pupus, tapi ajaib deretan tulisannya masih utuh.
Sementara Aku mengenangmu, rupanya dunia terus berputar dengan pesatnya pada porosnya yang maya…

Sehingga tak tersa waktu berlari berkelebat berkejaran dengan garis-garis di dahi, yang bercerita tentang jumlah usia.
entah sudah berapa banyak bunga yang dipetik untuk menghiasi jembangan, entah sudah berapa banyak kata yang dirangkai dan tumbuh menjadi bahasa komunikasi dalam layar-layar monitor komputer, tapi entah dimana lagu tentangmu yang dulu sering di bawakan angin untukku terselip..

Entahlah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s